Perkembangan
ilmu dan teknologi pada zaman sekarang yang semakin pesat menuntut peningkatan
kemampuan, ketrampilan dan profesionalitas sumber daya manusia. Berbagai usaha
peningkatan telah dilakukan pada semua bidang, termasuk bidang otomotif.
Perkembangan teknologi pada bidang otomotif berperan cukup besar terhadap
kemajuan bidang-bidang lainnya. Untuk itu perlu adanya tenaga-tenaga ahli dalam
bidang ini, apalagi menghadapi serbuan negara-negara produsen otomotif dengan
pemasaran produk mereka menjelang perdagangan bebas
Pada suatu
kendaraan (mobil) sumber tenaga yang berupa arus listrik diperoleh dari baterai
di mana kapasitas baterai sendiri sangatlah terbatas, bila pada mobil hanya
mengandalkan baterai saja sebagai sumber listrik, akibatnya hanya dalam beberapa
jam saja arus baterai akan habis. Untuk itu pada mobil dilengkapi dengan
generator sebagai pembangkit tenaga listrik, adapun generator yang dipasang
yaitu dinamo menghasilkan arus DC, bila tidak menggunakan generator DC, maka
mobil selalu dilengkapi dengan pembangkit tenaga listrik AC yang disebut
alternator.
Sistim kelistrikan pada mobil diantaranya sistim stater untuk
menghidupkan mesin, sistim pengapian, sistim penerangan, sistim pengisian, dan
perlengkapan listrik lainnya. Menurut Daryanto (1999 : 334) sistim pengisian
akan mengisi baterai selama kendaraan berjalan atau mesin berputar supaya
baterai terisi penuh untuk memberikan arus yang cukup pada bagian-bagian
kelistrikan selama mesin berkerja.
Baterai hanya dapat diisi oleh arus DC, untuk merubah arus AC
menjadi DC digunakan rectifie atau dioda yang biasanya dipasang pada
bagian dalam alternator. Mengingat kegunaan dari baterai yang beraneka ragam
tersebut tentu akan menyebabkan turunya kemampuan atau tegangan baterai. Hal
ini akan mempengaruhi kinerja sistim kelistrikan yang ada pada kendaraan. Oleh
karena itu setiap kendaraan harus mempunyai sistim pengisian yang baik agar
baterai selalu dalam kondisi terisi penuh.
Sistim
pengisian pada mobil mempunyai peranan yang sangat penting, untuk itu
kondisinya harus diperhatikan. Kondisinya sistimnya harus dalam keadaan baik
guna mendukung kelangsungan hidup suatu mesin. Adapun pada mobil Mitsubishi
Lancer tipe alternator yang digunakan adala alternator IC (Intergrated
Circuit). IC regulator terbentuk menjadi satu dengan alternator dan dipasangkan
pada jaringan kelistrikan di antaranya kumparan medan dan massa yang berfungsi
untuk mengontrol arus ke field coil. Sehingga tegangan yang keluar dari
alternator dapat dipelihara pada harga yang konstan ( PT. Toyota Astra Mobil Step 2, 1995 :
6-25).
Alternator
yang digunakan penulis dalam pembuatan proyak ini manggunakan IC regulator
sebagai pengatur tegangan. Hal-hal yang mendasari penulis memilih judul Sistem
Pengisian Kelistrikan pada Mobil Mitsubishi Lancer adalah sebagai berikut:
a.
Untuk mengkaji lebih dalam tentang Sistem
Pengisian Kelistrikan pada Mobil Mitsubishi lancer.
b.
Sistem Pengisian
merupakan salah satu dari system kelistrikan vital pada mobil perlu
untuk dipahami cara kerja dan aliran arus listriknya
c.
Untuk memudahkan penganalisaan dan memperbaiki
kerusakan pada system pengisian yang menggunakan IC regulator khususnya tipe M.
Rumusan
Masalah
Permasalahan
yang akan dibahas dalam proyek Akhir ini adalah sebagai berikut :
a.
Bagaimana cara kerja dari sistim pengisian.
b.
Apa fungsi komponen-komponen sistim pengisian.
c.
Bagaimana memperbaiki dan mencegah kerusakan pada
sistem pengisian.
Tujuan
Penelitian
Tujuan yang diperoleh antara lain :
a.
Menjelaskan sistem pengisian pada mesin
Mitsubishi lancer.
b.
Menjelaskan komponen-komponen sistem pengisian
model IC beserta prinsip cara kerjanya.
c.
Mengetahui terjadinya kerusakan pada sistem
pengisian model IC pada mobil Mitsubishi Lancer.
Manfaat
Penelitian
Adapun
manfaat yang diperoleh pembahasan sistem pengisian Mitsubishi Lancer adalah:
a.
Dapat mengerti dan memahami tentang sistem
pengisian IC Mitsubishi Lancer.
b.
Dapat mengetahui fungsi komponen- komponen sistem
pengisian Mitsubishi Lancer beserta cara kerjanya.
c.
Dapat membantu meningkatkan pemahaman dalam hal
indikasi terjadinya kerusakan sistem pengisian.
d.
Dapat memperbaiki jika terjadi kerusakan pada
sistem pengisian Mobil Toyota Starlet.
e.
Sebagai syarat kelulusan program Diploma III
jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Nigeri Semarang.
0 comments:
Post a Comment